INFORMASI PUBLIK | JAKARTA,— Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani Seluruh Indonesia mendeklarasikan dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangkaian Diskusi Publik bertema “Peran Strategis Mahasiswa dalam Mengawal Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Memperkuat Kualitas Pendidikan dan Meningkatkan Daya Saing Generasi Emas Indonesia” yang diselenggarakan di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa Kristiani untuk menyampaikan pandangan, gagasan, serta komitmen dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Koordinator Pusat BEM Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab strategis untuk mengambil bagian dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, dukungan terhadap program pemerintah perlu diwujudkan melalui partisipasi aktif, pengawalan kebijakan, serta penyampaian rekomendasi yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Mahasiswa harus mengambil peran nyata dalam pembangunan nasional. Kami mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda. Dukungan ini akan kami wujudkan melalui gagasan, pengawasan, dan kontribusi konstruktif agar kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian pokok sikap yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
BEM Kristiani Dorong Penguatan Program Pendidikan
Dalam diskusi tersebut, Koordinator Bidang Pendidikan BEM Kristiani Seluruh Indonesia, Frimus Nababan, memaparkan pentingnya transformasi pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Ia menyoroti sejumlah agenda pendidikan yang perlu mendapatkan perhatian dan pengawalan bersama, meliputi revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi sekolah, peningkatan kesejahteraan dan kualifikasi guru, serta pengembangan Program Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok masyarakat rentan.
Menurut pembahasan dalam forum tersebut, keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan program, tetapi juga oleh pemerataan pelaksanaan, kesiapan infrastruktur, kualitas tenaga pendidik, dan dampak nyata yang dirasakan peserta didik.
BEM Kristiani Seluruh Indonesia memandang bahwa upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran perlu terus diperkuat agar setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang adil untuk memperoleh pendidikan berkualitas.
Mahasiswa juga mendorong agar pelaksanaan berbagai program pendidikan dievaluasi secara berkelanjutan, sehingga kebijakan yang telah dirancang dapat menjawab kebutuhan sekolah, guru, peserta didik, dan masyarakat di berbagai daerah.
Mahasiswa Siap Menjadi Mitra Kritis dan Konstruktif Pemerintah
Sementara itu, Ketua Bidang Politik BEM Kristiani Seluruh Indonesia, Fahirus Nasution, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus mengawal arah pembangunan nasional.
Ia menyampaikan bahwa dukungan mahasiswa terhadap pembangunan pemerintah dapat berjalan beriringan dengan fungsi kontrol sosial. Mahasiswa diharapkan mampu memberikan masukan berbasis data, melakukan evaluasi kebijakan secara objektif, serta menawarkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dalam konteks pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, Fahirus menilai bahwa peningkatan kecerdasan akademik dan penguasaan teknologi harus disertai penguatan integritas, karakter kebangsaan, kepekaan sosial, dan tanggung jawab generasi muda.
Oleh karena itu, organisasi kemahasiswaan perlu menjadi ruang pembelajaran demokrasi yang mendorong keterbukaan, kejujuran, dialog, dan penghormatan terhadap perbedaan pendapat.
BEM Kristiani Seluruh Indonesia menegaskan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengamat terhadap jalannya pemerintahan. Mahasiswa juga harus mampu menghadirkan gagasan dan terlibat dalam penyelesaian persoalan bangsa melalui kajian ilmiah, advokasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Deklarasi Dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo
Sebagai penutup kegiatan, BEM Kristiani Seluruh Indonesia melaksanakan Deklarasi Dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Deklarasi tersebut menegaskan komitmen organisasi untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional, terutama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan kesempatan belajar, penguatan sumber daya manusia, serta peningkatan daya saing generasi muda Indonesia.
BEM Kristiani Seluruh Indonesia memandang bahwa pembangunan bangsa membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, tenaga pendidik, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.
Dukungan terhadap Asta Cita juga ditempatkan dalam kerangka partisipasi mahasiswa yang bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai Pancasila, konstitusi, demokrasi, dan kepentingan rakyat.
Melalui deklarasi ini, BEM Kristiani Seluruh Indonesia menyatakan kesiapan untuk mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional melalui kontribusi pemikiran, pengawalan kebijakan, dan keterlibatan aktif mahasiswa.
Menuju Indonesia Emas 2045
BEM Kristiani Seluruh Indonesia berharap momentum diskusi publik ini dapat memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan.
Organisasi ini menilai bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang dirumuskan hari ini, tetapi juga oleh kualitas generasi muda yang dipersiapkan untuk melanjutkan pembangunan pada masa mendatang.
Dengan semangat kebangsaan dan komitmen terhadap kemajuan pendidikan, BEM Kristiani Seluruh Indonesia menyatakan dukungannya terhadap upaya pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sembari terus menjalankan peran mahasiswa sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah.
“Mendukung pembangunan, mengawal kebijakan, dan memperjuangkan pendidikan berkualitas untuk Indonesia Emas 2045.”


Social Header