Sebagai Panglimo Dubalang, Alvabert Pranata akan memimpin barisan pengawal adat yang berfungsi sebagai benteng pertahanan nilai-nilai luhur, penegak keadilan tradisi, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusivitas masyarakat di Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim.
Dengan latar belakang keilmuan hukum (Sarjana Hukum), kehadiran Alvabert diharapkan mampu menyelaraskan hukum adat yang hidup di tengah masyarakat (living law) dengan hukum positif negara. Sinergi ini dinilai sangat krusial dalam menyelesaikan berbagai persoalan kemasyarakatan secara bijaksana.
Dalam pernyataannya pada Senin (21/9/2026), Alvabert Pranata, S.H. menegaskan komitmennya untuk mendedikasikan diri sepenuhnya demi tegaknya marwah adat Batin Tengayan.
"Amanah sebagai Panglimo Dubalang Pukaso Batin Tengayan ini adalah tanggung jawab moral yang besar. Kami siap berdiri di garda terdepan untuk menjaga anak kemenakan, melestarikan adat yang tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan, serta memastikan keamanan dan keharmonisan di Tenayan Raya dan Kulim tetap terjaga," ujarnya.
Pengangkatan ini mendapat sambutan hangat dari berbagai tokoh masyarakat, pemuka adat, dan pemuda di kedua kecamatan. Mereka optimis, di bawah komando Panglimo Dubalang Alvabert Pranata, Batin Tengayan akan semakin solid, berwibawa, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri budayanya.


Social Header