INFORMASI PUBLIK | BANDA ACEH,– Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh melalui Subdit Kamsel terus memperkuat edukasi dan kampanye keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar melalui program Saweu Sikula. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menjadi Pembina Upacara (Irup) di SMA Negeri 3 Banda Aceh dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banda Aceh, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 08.20 WIB tersebut dipimpin oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh Kompol Indra Lukman Prabowo, S.H., S.I.K., M.H., bersama personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh.
Dalam amanatnya, Kasubdit Kamsel menyampaikan pentingnya membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. Para pelajar diingatkan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara pelajar, orang tua, pihak sekolah, dan seluruh masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Jadilah pelajar yang tertib, disiplin dan mampu menjadi contoh bagi lingkungan sekitar,” pesan Kompol Indra.
Pada kesempatan tersebut, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memahami risiko setiap pelanggaran, serta menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Subdit Kamsel menegaskan bahwa pelajar yang belum berusia 17 tahun atau belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor di jalan umum, termasuk mengendarai sepeda motor ke sekolah.
Sementara bagi pelajar yang telah memenuhi persyaratan dan memiliki SIM, diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menggunakan helm berstandar SNI, tidak berkendara dengan kecepatan tinggi, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan.
“Jangan sampai keinginan untuk cepat sampai ke sekolah justru mengabaikan keselamatan. Satu kesalahan di jalan dapat berakibat fatal dan merenggut masa depan,” tegasnya.
Program Saweu Sikula juga menjadi bagian dari upaya preventif Ditlantas Polda Aceh dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, khususnya di wilayah Kota Banda Aceh dan sekitarnya.
Selain memberikan edukasi, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Kasubdit Kamsel juga mengajak seluruh pihak sekolah dan orang tua untuk bersama-sama mengawasi serta memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan yang ditentukan.
“Kita ingin anak-anak Aceh tumbuh menjadi generasi yang disiplin, peduli dan bertanggung jawab. Tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang, tetapi karena sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama,” ujarnya.
Kegiatan saweu Sikula di SMA Negeri 3 Banda Aceh dan MAN 2 Banda aceh Mendapat Apresiasi dari pihak sekolah, yaitu Kepsek SMA Negeri 3 Banda aceh bpk Drs Muzakkir Mpd Berharap Kegiatan saweu sikulah rutin dilaksanakan di SMA seluruh banda aceh, ujarnya
Kegiatan Saweu Sikula di SMA Negeri 3 Banda Aceh dan MAN 2 Banda Aceh berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Aceh kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui edukasi, komunikasi dan kampanye keselamatan guna mewujudkan Kamseltibcarlantas serta budaya keselamatan berlalu lintas di Aceh.


Social Header