INFORMASI PUBLIK | SIJUNJUNG,– Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nomor 14.275.564 yang berlokasi di Kamang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, tengah menjadi sorotan tajam. Fasilitas pengisian bbm ini diduga kuat menjadi sarang praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara terstruktur.
Pihak manajemen SPBU disinyalir melakukan kerja sama terselubung dengan mafia pelangsir minyak. Praktik ilegal ini diduga berjalan mulus karena dibekingi oleh oknum Aparat Penegak Hukum (APH), sehingga terkesan kebal hukum dan tidak tersentuh oleh aparat setempat.
Hak Masyarakat Dirampas Operator
Kondisi di lapangan menunjukkan antrean kendaraan pelangsir yang didominasi oleh armada truk modifikasi hingga mobil pribadi penampung BBM. Mirisnya, pihak SPBU justru secara terang-terangan memprioritaskan para mafia ini ketimbang melayani kendaraan masyarakat umum yang membutuhkan.
Berdasarkan kesaksian warga, beberapa modus yang digunakan meliputi:
Pengisian berulang kali menggunakan truk modifikasi.
Pengisian jerigen kapasitas besar yang disembunyikan di dalam kabin mobil.
Sistem jalur khusus bagi pelangsir ilegal yang mengabaikan antrean warga.
Warga Menjerit dan Ketakutan
Penyelewengan skala besar ini membuat pasokan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar sering kali habis dalam sekejap. Akibatnya, masyarakat miskin, petani, dan pelaku UMKM daerah setempat menjerit karena hak subsidi mereka dirampas secara sepihak.
Warga mengaku tidak berani melapor atau menegur langsung aktivitas menyimpang tersebut karena adanya intimidasi. Ketakutan akan ancaman keselamatan membuat masyarakat memilih bungkam dan pasrah melihat hak mereka dijarah di depan mata.
Desakan Terbuka untuk Presiden dan Kapolri
Melalui rilis ini, masyarakat Sijunjung menyampaikan keluhan mendalam dan meminta keadilan dari jajaran pimpinan tertinggi negara. Warga secara terbuka meminta perhatian langsung dari:
Presiden Republik Indonesia
Kapolri Jenderal Polisi
Kapolda Sumatera Barat
Masyarakat sangat berharap tim gabungan pusat segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan penindakan tegas, menyegel SPBU nakal, serta mempidanakan mafia BBM beserta oknum aparat yang melindunginya.


Social Header