INFORMASI PUBLIK | SIAK,– Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Kepolisian Republik Indonesia melalui berbagai kegiatan di daerah. Salah satunya dilaksanakan oleh Polsek Lubuk Dalam, Polres Siak, yang menggelar kegiatan penanaman jagung pipil di lahan pertanian Desa Lubuk Dalam, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Penanaman dilakukan di lahan seluas 0,25 hektare sebagai penambahan luas areal tanam jagung pipil di wilayah Kecamatan Lubuk Dalam.
Berdasarkan laporan kegiatan, pelaksanaan dimulai sekitar pukul 10.20 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan mendapat dukungan dari masyarakat, khususnya kelompok tani yang selama ini aktif mengembangkan sektor pertanian di Desa Lubuk Dalam.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh personel Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Dalam bersama Kelompok Tani Desa Lubuk Dalam. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pendampingan terhadap berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman jagung pipil menggunakan metode monokultur, yakni sistem budidaya yang menanam satu jenis tanaman pada satu hamparan lahan. Metode ini dinilai lebih efektif untuk tanaman jagung karena memudahkan proses pemeliharaan, pemupukan, pengendalian hama, hingga saat panen.
Program ketahanan pangan yang dijalankan di Desa Lubuk Dalam menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Jagung pipil dipilih sebagai komoditas utama karena memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi serta menjadi bahan baku penting bagi industri pakan ternak maupun kebutuhan pangan lainnya.
Melalui pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan. Selain menjaga keamanan lingkungan, Bhabinkamtibmas juga berperan sebagai mitra masyarakat dalam mendorong keberhasilan berbagai program pembangunan di desa.
Program ketahanan pangan saat ini menjadi perhatian serius pemerintah sebagai langkah menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim hingga fluktuasi harga pangan. Oleh karena itu, peningkatan luas tanam dan produktivitas pertanian menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga ketersediaan pangan nasional.
Kegiatan penanaman jagung pipil di Desa Lubuk Dalam juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani dapat berjalan dengan baik. Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh pihak menjadi modal penting dalam mewujudkan desa yang mandiri di bidang pangan.
Selain memberikan manfaat ekonomi bagi petani, perluasan areal tanam jagung diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta membuka peluang usaha baru di sektor pertanian. Dengan hasil panen yang optimal, kebutuhan jagung di daerah dapat terpenuhi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar wilayah.
Polsek Lubuk Dalam menegaskan akan terus mendukung program-program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan melalui pendampingan kepada kelompok tani serta pemantauan perkembangan tanaman secara berkala. Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan tanaman tumbuh dengan baik hingga masa panen.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan kepada Kapolres Siak mengenai pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Lubuk Dalam.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat membangun sektor pertanian terus tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi antara Polri, petani, dan pemerintah desa menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Siak dan Indonesia secara umum.
(Adek Ciput)


Social Header