Breaking News

Wawako Bantah Isu Kuasai 35 Dapur MBG: “Itu Hoaks, Saya Hanya Jalankan Tugas Pengawasan”


INFORMASI PUBLIK | PEKANBARU,
– Wakil Wali Kota Pekanbaru membantah tegas isu yang menyebut dirinya menguasai hingga 35 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan informasi yang beredar tersebut tidak benar, tidak berdasar, dan merupakan hoaks yang berpotensi menyesatkan opini publik.


“Perlu saya luruskan, itu hoaks atau berita bohong semata. Untuk mengelola satu dapur saja membutuhkan modal sekitar Rp1 miliar. Kalau 35 dapur berarti membutuhkan sekitar Rp35 miliar. Tidak ada uang kami sebanyak itu,” tegasnya, Selasa (12/5/2026), melalui pesan WhatsApp.


Menurutnya, tudingan tersebut muncul karena dirinya cukup aktif turun langsung meninjau dapur-dapur MBG dan sekolah-sekolah di Kota Pekanbaru. Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari tugas pengawasan dalam memastikan program MBG berjalan sesuai standar dan benar-benar memberikan manfaat bagi para pelajar.


“Karena saya sering turun meninjau dapur MBG dan sekolah-sekolah, lalu kegiatan itu diposting di media sosial, akhirnya muncul anggapan seolah-olah saya menguasai semuanya. Padahal itu bagian dari tugas pengawasan dan pembinaan,” ujarnya.


Ia menjelaskan, namanya memang tercatat sebagai pembina di sejumlah yayasan dan lembaga sosial jauh sebelum program MBG berjalan. Namun sejak menjabat sebagai wakil kepala daerah, dirinya sudah tidak lagi aktif dalam pengelolaan operasional yayasan tersebut.


“Saya bukan pemilik maupun pengelola dapur MBG. Saat ini yayasan tersebut memiliki dua dapur MBG yang dibangun dan dijalankan secara mandiri oleh pihak yayasan. Posisi saya hanya sebatas pembina,” jelasnya.


Meski demikian, ia mengaku tetap memberikan perhatian terhadap keberlangsungan program MBG, khususnya terkait kualitas makanan dan kelayakan fasilitas dapur yang digunakan.


“Namun saya tidak terlibat secara langsung dalam pengelolaannya. Fokus saya sekarang memastikan seluruh dapur MBG di Kota Pekanbaru memenuhi standar kelayakan dan makanan yang diterima anak-anak benar-benar berkualitas,” katanya.


Ia menambahkan, pengawasan lapangan menjadi penting agar program MBG tidak sekadar berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan gizi peserta didik.


“Makanya saya sering berkunjung ke dapur-dapur dan sekolah, memastikan dapur mereka layak dan makanan yang diterima anak-anak juga layak,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Wakil Wali Kota mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Ia meminta publik tidak mudah percaya pada isu yang belum terverifikasi dan mengedepankan klarifikasi agar tidak menimbulkan fitnah maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.


“Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Mari sama-sama menjaga suasana yang kondusif dengan mengedepankan fakta dan klarifikasi,” tutupnya.

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - INFORMASI PUBLIK | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION